Tampilkan postingan dengan label 4 bulan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 4 bulan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Juli 2011

Bubur Maizena dengan Pisang

Untuk bayi setelah usia 4 bulan
Untuk 1 porsi

Bahan:
• 15 gr tepung maizena
• 50 gr pisang raja yang matang, kukus, haluskan.
• 250 Cc susu
• 1 sdt gula pasir

Cara membuat:
  1. Cairkan tepung maizena dengan 50 cc susu, aduk rata.
  2. Rebus sisa susu dan gula hingga mendidih, masukan cairan tepung maizena, aduk hingga mengental.
  3. Masukan pisang raja kukus yang telah dihaluskan. Aduk rata, angkat.
  4. Haluskan dengan blender atau saringan kawat. Tunggu hingga dingin, siap diberikan pada bayi.
Sumber: milis Balita-

Variasi Bubur Susu - Bubur Tepung Kacang Hijau

Untuk bayi mulai usia 4 bulan
Untuk 1 porsi

Bahan:
• 20 gr tepung kacang hijau sangrai
• 200 Cc susu
• 10 gr gula pasir

Cara membuat:
  1. Cairkan tepung kacang hijau sangrai dengan 50 cc susu.
  2. Rebus sisa susu dengan gula hingga mendidih, masukan cairan tepung kacang hijau, aduk dengan sendok kayu hingga mengental, angkat.
  3. Tuang dalam wadah.
  4. Berikan pada bayi detelah bubur dingin.
Catatan:
Cara membuat tepung kacang hijau:
cuci bersih kacang hijau dalam jumlah sekehendak,
tiriskan lalu sangrai sampai kering. Angkat. Tumbuk perlahan agar kulitnya mengelupas.
Buang kulitnya, lanjutkan menumbuk hingga halus, ayak.
Sumber: milis Balita-Anda dari “Makanan Untuk Tumbuh Kembang Bayi” karangan Tuti
Soenardi, Ahli Gizi.

Pisang dengan jeruk Untuk bayi mulai usia 4 bulan

Pisang dengan jeruk
Untuk bayi mulai usia 4 bulan

Untuk 1 porsi
Bahan:
• 1 buah (100 gr) pisang ambon
• 50 cc air jeruk yang manis (jeruk baby/pontianak/medan)
Cara membuat:
1. Keruk pisang dengan sendok kecil untuk menjadi 50 gr (5 sdm). Tempatkan dalam
wadah.
2. Campur pisang yang sudah dikeruk dengan air jeruk, aduk rata. Segera berikan
pada bayi.
Sumber: milis Balita-

Jumat, 02 Oktober 2009

Buah yang cocok untuk Usia Bayi

BUAH UNTUK SI 4 BULAN
Buah yang Disarankan:
  • Air jeruk sangat baik diberikan karena banyak mengandung vitamin C yang berfungsi memperbaiki lapisan-lapisan dalam pembuluh darah, termasuk lapisan mulut. Juga untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan tubuh, penyembuhan luka, pertumbuhan tulang dan gigi bayi.
  • Pisang, sangat baik karena banyak mengandung kalori untuk pertumbuhan, vitamin C, kalium, kalsium. Pisang memiliki kadar tepung tinggi, dibanding buah semangka yang lebih banyak air dibanding tepungnya. Pisang juga mengandung mineral yang tinggi.
  • Sari buah tomat dan pepaya. Saat memberikan sari buah tomat pada bayi, kulit ari dan biji tomat harus dipisahkan terlebih dahulu karena keduanya tidak dapat dicerna oleh pencernaan bayi. Tomat dan pepaya sangat baik untuk bayi karena mengandung banyak vitamin A. Vitamin ini berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh, juga untuk kesehatan matanya.
Buah yang Harus Dihindari :

  • Yang banyak mengandung serat, seperti sirsak. Sirsak dan buah lain yang seratnya panjang-panjang susah dicerna oleh bayi.
  • Buah yang rasanya terlalu asam, karena dapat menyebabkan bayi sakit perut
  • Buah-buahan yang mengandung alkohol, seperti durian dan nangka cempedak.
BUAH UNTUK SI 6-7 BULAN
Umumnya bayi telah mulai tumbuh gigi, jadi ia sudah bisa diberi buah yang banyak mengandung serat, seperti mangga atau semangka.

Penyajian buah untuk usia ini pun dapat lebih kental dari sebelumnya, dengan cara dijus, dikerok, atau dilumatkan

Bayi juga sudah boleh diberi buah yang dipotong kecil-kecil untuk melatih gigi-giginya.
Karena umumnya di usia ini bayi mulai belajar mengunyah.

NOTE : Buah yang sebaiknya dihindari di usia 6-7 bulan, sama dengan untuk byi umur 4 bulan.

BUAH UNTUK SI 8-12 BULAN
  • Menginjak usia 8 bulan, biasanya gigi-gigiya sudah semakin kuat, sehingga sudahmemungkinkan untuk diberikan buah yang dipotong-potong, seperti semangka, mangga,pisang, pepaya yang dipotong kecil-kecil
  • Pada usia 11-12 bulan, karena biasanya gigi-giginya sudah kuat dan lengkap, dianjurkanmemberi buah yang dapat dimakan utuh, seperti pisang.
FREKUENSI PEMBERIAN BUAH
  • Frekuensi pemberian buah sebaiknya disesuaikan dengan pemberian ASI dan makanannya.
  • Mula-mula diberikan sekali dalam sehari terlebih dahulu. Misalnya, ibu ingin menggantikan waktu pemberian ASI yang biasanya diberikan pada jam 10 pagi dengan buah. Nah, buatkan jus pepaya atau perasan air jeruk.
  • Setelah itu, lihat reaksinya. Kalau anak masih lapar, boleh saja ditambahkan ASI.
TAK DISARANKAN BUAH KALENGAN
Buah dalam kaleng, tak dianjurkan. Sedapat mungkin beri makanan/buah yang segar dan
alami. Buah-buahan dalam kaleng biasanya telah diawetkan dan umumnya ditambahi beberapa zat tertentu. Walaupun disebutkan zat itu memenuhi persyaratan, tetapi kalau bisa mendapatkan makanan yang segar, lebih baik kita berikan buah segar. Harganya pun lebih murah dibanding buah kaleng.

@Sumber: tabloid Nakita